Berita

Kabanjahe Juara Umum MTQ Di Karo

KETUA LPTQ Kabupaten Karo, Hoironi Hasibuan, menyerahkan tropi bergilir MTQ Kabupaten Karo kepada Kepala KUA Kecamatan Kabanjahe, M. Nur Chaniago.
50Views

KABANJAHE – Kafilah Kecamatan Kabanjahe berhasil merebut juara umum dari Kecamatan Berastagi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XIII Tingkat Kabupaten Karo dalam penutupan yang digelar di Masjid Agung Kabanjahe, Ahad (08/04/2013) malam.

Juara pertama golongan anak-anak puteri diraih Zuhaili Izlin Silalahi (Kabanjahe), diikuti juara kedua Laila Rahmadila (Berastagi) dan ketiga Fima Ega Dita Br Tarigan (Tiganderket). Golongan anak-anak putra, juara pertama Ridho Abdul Hamid (Merek), diikuti Rafiqul Huda (Barusjahe) dan M. Rizki Ramadhan (Tiganderket).

Kemudian, golongan remaja putri, juara pertama diraih Ruwaida (Tigabinanga), diikuti Mia Purnamasari Manda (Merek) dan Diah Rahmayani (Berastagi). M. Syafii menjadi juara pertama kategori remaja putra, diikuti Zarwiyan (Tigabinanga) dan Zakaria Gajah (Lau Baleng).

Untuk dewasa putri, juara pertama diraih Nilawati Br Nasution (Kabanjahe), diikuti Putri Irawan (Merdeka) dan Nelva Aida (Merek). Terakhir, kategori dewasa putra, juara pertama diraih M. Al Khudri (Berastagi), diikuti Ahmad Yani (Kabanjahe) dan Arifman Hulu (Laubaleng).

Sementara, Kecamatan Berastagi terpilih menjadi juara pertama Pawai Ta’aruf kategori kafilah, diikuti Kecamatan Tiganderket dan Kecamatan Munthe. Untuk kategori umum, dimenangkan Pengajian Istiqlal Kabanjahe, diikuti Pengajian Cahaya Hati Kabanjahe dan Ikatan Guru RA (IGRA) Kabupaten Karo.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Karo, Hoironi Hasibuan, didampingi Sekretaris, Karni Harahap dan Wakil Sekretaris, Tuah Aman, mengatakan, MTQ kali ini diikuti 95 peserta dari 17 kecamatan se-Kabupaten Karo.

“Selanjutnya, pemenang akan diberikan pembinaan dan pelatihan, sekaligus kembali diseleksi untuk dikirim ke tingkat provinsi mewakili Kabupaten Karo. Meski target kita tidak juara, namun peserta yang dikirim hendaknya berkualitas,” katanya.

Ia mengatakan, meski tidak dibantu oleh Pemkab Karo, pelaksanaan MTQ kali ini bisa menjadi MTQ terbesar sepanjang sejarah pelaksanaannya di Karo. Pawai Ta’aruf diikuti 40 regu yang terdiri dari sekitar 1200 orang dari berbagai kecamatan di Karo.

“Tidak ada satu rupiah pun dan tidak ada campur tangan Pemkab Karo sedikit pun dalam acara ini. Tapi ini tidak terlepas tindakan nekad kami setelah tahun lalu Karo satu-satunya Kabupaten yang tidak mengirim utusan pada MTQ tingkat Sumut di Sergai, tahun lalu,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP Keluarga Muslim Karo (KAMKA) Ibrahim Tarigan, Guru Besar USU, Syaad Afifuddin Sembiring, Kepala BPMPD Pemprovsu Salman Ginting, ketua  KAMKA Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Ketua MUI Karo Adnan Effendi, serta pimpinan ormas, lembaga Islam dan Kepala KUA se-Kabupaten Karo. (alt)

Silahkan Dibagikan:
Silakan tinggalkan tanggapan anda
pendiskaro
the authorpendiskaro
Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karo

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.