KABID Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut, Tohar Bayoangin, mengalungkan tanda peserta secara simbolis. (Adhif)
Berita

Guru Madrasah Diminta Sukseskan Kurikulum 2013

KABID Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut, Tohar Bayoangin, mengalungkan tanda peserta secara simbolis. (Adhif)
41Views

BERASTAGI – Guru-guru madrasah di Kabupaten Karo diminta mensukseskan pelaksanaan Kurikulum 2013. Salah satu upaya dilakukan adalah dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada kepala madrasah, guru mata pelajaran dan guru kelas di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

“Kurikulum 2013 ini akan diimplementasikan pada 2014. Saat ini sudah 6.504 guru di Sumatera Utara yang mengikuti bimtek ini,” ujar Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Sumut, Tohar Bayoangin, dalam paparannya pada Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 untuk Guru Madrasah yang diselenggarakan Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kabupaten Karo di Berastagi Cottage, Minggu (12/01/2014).

Dikatakannya, ada empat elemen perubahan dalam kurikulum 2013, yakni standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses dan standar penilaian. Kemudian, pada setiap jenjang pendidikan dengan rumusan kompetensi inti yakni penghayatan dan pengamalan agama, sikap, keterampilan dan pengetahuan.

“Guru wajib merancang dan mengelola proses pembelajaran aktif yang menyenangkan. Yaitu peserta didik difasilitasi untuk mengamati, menanya, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta,” katanya.

Kepala Kemenag Kabupaten Karo, Dur Berutu, melalui Kasi Pendis, Karni Harahap menambahkan bahwa pelaksanaan Bimtek kurikulum 2013 merupakan acuan salah satu keberhasilan dalam pendidikan karena  kurikulum itu tidak terlepas dari pendidikan.

“Dengan adanya kurikulum 2013 yang orientasinya kepada karakter pelajar supaya dapat meningkatkan pelaksana keislaman. Guru-guru madrasah juga selalu senantiasa meningkatkan kemampuan ilmu pengetahuannya,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia, Tuah Aman, mengatakan, pelaksanaan bimtek tersebut akan dilaksanakan sesuai dengan panduan yang berlaku, yakni selama 36-38 jam pelajaran dengan dana yang bersumber dari DIPA Kemenag Karo Tahun Anggaran 2013.

“Untuk memenuhi jam pelajaran itu, ratusan guru madrasah akan diinapkan di Berastagi Cottage. Kita akan lengkapi akomodasinya. Pembicaranya juga berasal dari Kanwil Kemenag Sumut dan widyasuara Balai Diklat Keagamaan Medan,” tukasnya. (alt)

Silahkan Dibagikan:

Silakan tinggalkan tanggapan anda
pendiskaro
the authorpendiskaro
Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karo

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.